Berbicara atau Berkomunikasi?

image

Sebagai pemimpin sebuah kelompok atau organisasi, apakah Anda lebih sering berbicara atau berkomunikasi? Gambar di atas menunjukkan situasi saat simulasi yang dilakukan oleh peserta pelatihan “Leadership for Better Productivity” untuk para Supervisor PT. Bank CTBC Indonesia. Dengan berpartisipasi dalam simulasi “ZOOM OUT,” peserta menyadari satu hal penting dalam peran mereka sebagai pemimpin: dapat berbicara bukan berarti dapat berkomunikasi.

Berbicara dan berkomunikasi adalah dua hal yang sangat berbeda. Paling tidak, menurut saya, ada 3 perbedaannya:

1. Berbicara adalah aktivitas bersuara/mengeluarkan suara yang dilakukan oleh salah satu anggota tubuh kita yang disebut mulut; sedangkan berkomunikasi adalah sebuah proses memberi dan menerima informasi melalui banyak media, tidak hanya mulut.

2. Dalam berbicara, seseorang tidak mencoba dan berusaha untuk memahami/mendengarkan orang lain; berkomunikasi, di lain sisi, justru sangat membutuhkan perhatian dari kedua belah pihak yang bersangkutan.

3. Berbicara seringkali tidak dapat menyelesaikan masalah dalam hubungan; komunikasi selalu penting untuk dilakukan dalam menyelesaikan masalah.

Jika Anda mempunyai wawasan tambahan mengenai topik ini, silahkan berikan pendapat Anda pada kolom komentar di bawah ini.

by Antakirana | Coach & Motivator

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s